Jokowi Siap Hadir di Acara Kopi Darat PSI
![Jokowi Siap Hadir di Acara Kopi Darat PSI](https://cloud.jpnn.com/photo/picture/normal/20150811_094139/094139_380648_psi_dan_jokowi.jpg)
jpnn.com - JPNN.com JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menyatakan Presiden Joko Widodo menyiapkan diri untuk menghadiri acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang digelar Partai Solidaritas Indonesia pada 16 November mendatang di Jakarta Convention Center, Jakarta.
Kesediaan kehadiran Presiden tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama Sekretaris Jenderal PSI Raja J Antoni dalam pertemuan di Istana Jakarta, Senin (10/8).
"Presiden mengatakan biasa hadir pada acara partai apa pun bila diundang. Oleh karena itu Presiden akan berusaha memenuhi undangan PSI," jelas Grace dalam keterangan persnya, Selasa (11/8).
Grace menambahkan, Presiden juga mengapresiasi nama acara "Kopdarnas". Menurut Presiden istilah Kopdarnas" sangat muda dan beda dengan acara partai-partai lain seperti Rakernas, Rapimnas, Munas, dan Kongres. Kopdarnas merupakan ajang pertemuan nasional pertama PSI.
Dalam pertemuan tersebut, PSI juga meminta saran kepada Presiden Jokowi bagaimana mengelola partai dalam konteks transisi demokrasi di Indonesia.
"Presiden menyampaikan dua hal," kata Grace.
Pertama PSI akan memenangkan hati rakyat bila PSI berhasil membuat diferensiasi dengan partai lain.
Pilihan PSI menjadi partai anak muda dan menyaratkan pengurus PSI tidak pernah terlibat partai politik sebelumnya bisa diajadikan diferensiasi dengan partai lainnya.
JPNN.com JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menyatakan Presiden Joko Widodo menyiapkan diri untuk menghadiri
- Komite I DPD Apresiasi Langkah Menteri Nusron Wahid Menyelesaikan Kasus Pagar Laut
- Staf Anggota DPR Hafisz Thohir Mangkir dari Panggilan KPK
- 4 Kali Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Mbak Ita Ternyata....
- Danone Indonesia dan MPKU Muhammadiyah Gelar Edukasi Akbar Sekolah Sehat
- Pengamat Sebut KPK Harus Lanjutkan Kasus Hasto, Jangan Jadi Alat Barter Kekuasaan
- KPK Sebut Hevearita Gunaryanti Mangkir Lagi, Kali Ini Tiba-tiba Belok ke RS