Josh Murray Mendirikan Bisnis Telur Sejak Usia 9 Tahun. Sekarang Dia Sudah Menjual 40 Juta Butir Telur

Fokus pada keberlanjutan
Meskipun pertumbuhan sangat besar selama beberapa tahun terakhir, keluarga Murray terus mempertahankan fokus mereka pada pertanian yang keberlanjutan.
"Ayam bisa sangat merusak lingkungan, mereka memakan segalanya dan kotorannya sangat asam," kata Josh.
"Jika ayam dibiarkan terlalu lama di satu tempat, tanah menjadi padat dan jadinya kita tak akan bisa menanam apa pun setelah itu."
“Oleh karena itu, kandang ayam kami dipindahkan agar memberikan kesempatan bagi lahan untuk regenerasi."
"Sebagai seorang pemuda, saya melihat satu-satunya cara kami dapat bergerak maju adalah membuatnya menjadi perternakan yang keberlanjutan dan berhenti merusak bumi."
Telur karbon netral
Saat ini keluarga Murray memiliki cita-cita untuk membuat telur yang karbon netral.
"Kami sedang bekerja sama dengan sebuah perusahaan di Melbourne yang menggunakan protein dari serangga [yang lebih ramah lingkungan]," kata Tamsyn.
"[Dengan metode ini,] larva lalat hitam memakan sisa makanan."
Untuk mendapat uang tambahan, biasanya anak-anak di Australia memilih untuk bekerja mengantarkan koran atau memotong rumput
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Rutin Mengonsumsi 5 Makanan Ini, Kolesterol Bakalan Makin Tidak Terkendali
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun