Jual Bagasi di Facebook: Layanan Murah Kirim Barang Australia - Indonesia


Dessy Noviyanti juga pernah mendapatkan pengalaman yang membuatnya sangat khawatir, karena penjual jastip yang "kurang profesional".
"Orang yang bawa barang saya tidak balas pesan saya sampai dua hari," ujarnya yang berasal dari Jakarta dan kini tinggal di Melbourne.
Padahal saat itu, Dessy menitipkan sepasang sepatu yang harus segera ia terima dari Indonesia dalam waktu dua hari.
Lain halnya dengan yang dialami Nusy Febrica, yang awalnya hanya bermaksud membantu temannya yang menjual jasa titip.
"Numpang curhat. Pengalaman bantuin teman posting jastip di sini malah kena yang tidak enak," tulisnya di kolom komentar dalam grup IndoMelb.
Perempuan yang bekerja di Melbourne ini mengatakan kesal karena niat baiknya dibalas dengan perlakuan tidak adil oleh salah satu pengguna jasanya.
"Dari mulai ditanyain agama dan suku saya, sampai apartemen saya dibilang 'sangat sederhana sekali' yang tidak ada tempat parkir padahal jelas-jelas parkirannya banyak," tulis Nusy.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi