Jubir Anies Sebut Food Estate Cenderung Otoriter, Mirip Program China dan Uganda

Juga karena ketidakmampuan organisasi negara dalam melakukan koordinasi yang begitu rumit.
“Di samping itu kurangnya pengetahuan yang dimiliki tentang konsekuensi dari eksploitasi alam yang dilakukan dalam waktu yang tergesa-gesa,” tambah dia.
Dia menjanjikan praktik semacam itu bakal hilang jika Anies-Muhaimin berkuasa.
Permasalahan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian nasional akan ditangani dengan pendekatan kolaborasi.
Dia menjanjikan setiap program akan dirancang bersama-sama oleh semua pihak berkepentingan dari level elite sampai akar rumput.
AMIN, ujarnya, akan memprioritaskan program pembangunan berdasarkan kondisi dan ketersediaan sumberdaya lokal dan dengan memanfaatkan sains.
“Model pembangunan seperti ini yang akan dijalankan oleh Anies-Cak Imin jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden nanti,” katanya. (jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Jubir Anies Baswedan menyamakan food estate dengan program pangan berskala masif di China, Brazil, Uni Soviet dan Uganda
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : JPNN.com
- Prabowo Terima Ucapan Idulfitri 1446 H dari Pemimpin Negara Sahabat
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Tak Ada Alasan Menunda Pengangkatan CPNS & PPPK 2024, BKN Beri Peringatan Tegas
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?