Jubir PPP Sentil Fahri Hamzah dan Penyidik KPK

jpnn.com - JAKARTA - Juru bicara Fraksi PPP DPR Arsul Sani, meminta Fahri Hamzah dan kepala penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKBP Christian, sama-sama melakukan introspeksi diri atas keributan yang mereka pertontonkan ketika penggeledahan di ruang kerja Wakil Ketua Komisi V DPR dari fraksi PKS Yuddy Widiana Adia.
"Sebenarnya keributan itu tidak perlu terjadi. Baik Fahri Hamzah maupun penyidik KPK yang bernama Christian itu mesti introspeksi diri sebagai pejabat negara maupun penegak hukum," kata Arsul, Minggu (17/1).
Fahri, kata Arsul, tidak perlu merespons tindakan penggeledahan itu secara emosional. Jika dia berkeyakinan bahwa yang dilakukan KPK itu salah secara hukum, maka sebaiknya Fahri menelpon Pimpinan KPK segera sehingga bisa dihindari debat kusir yang tidak berimbang dari sisi protokoler.
"Apa yang dipertontonkan baik oleh Fahri maupun penyidik KPK tersebut memberikan contoh yang tidak baik kepada publik," tegasnya.
Di sisi lain, kata anggota Komisi III DPR itu, KPK secara kelembagaan maupun penyidiknya sebagai penegak hukum, harus paham tentang aturan penegakan hukum berkaitan dengan penggunaan personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata lengkap.
Berdasarkan Pasal 22 Perpres 52 Tahun 2010 jo. Pasal 4 Perka Korps Brimob No 1 Tahun 2011, Brimob bertugas menanggulangi kamtibmas berkadar tinggi seperti kerusuhan massal, kejahatan terorganisir bersenjata api atau bahan peledak. Bukan mengawal penegak hukum menggeledah lembaga negara lainnya.
Selain itu terdapat pula persoalan aturan dan etik kelembagaan. Masuk gedung DPR, sebagaimana masuk gedung pengadilan, dilarang membawa senjata api kecuali dalam situasi tertentu. "Di sinilah saya melihat bahwa ada pelanggaran aturan dalam penggunaan Brimob," pungkasnya. (fat/jpnn)
JAKARTA - Juru bicara Fraksi PPP DPR Arsul Sani, meminta Fahri Hamzah dan kepala penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKBP Christian, sama-sama
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur