Jumlah 'Like' Instagram Syahrini dan Influencer Lainnya Tak Terlihat di Australia

Sejak tahun 2017 sejumlah studi telah dilakukan di Inggris dan Amerika Serikat untuk melihat dampak Instagram terhadap kesehatan jiwa para penggunanya.
Bagi para pengguna akun bisnis, seperti sosok 'influencer' dan perusahaan yang memasarkan produknya, masih bisa mengakses halaman 'insight', untuk mengetahui berapa banyak 'Like' yang mereka terima.
Sejumlah pengguna Instagram di Australia menyambut baik keputusan ini dengan permintaan agar bisa dihilangkan secara permanen dan sebagian mempertanyakan bagaimana nasib para influencer.
Para pengamat media digital pernah mengatakan 'Like' adalah 'mata uang' untuk mendongkrak karir para influencer.
Hingga saat ini Instagram belum berencana untuk menyembunyikan pengikutnya.
Seperti inilah tampilan halaman Instagram sejumlah influencer dan tokoh asal Indonesia, jika diakses dari ponsel di Australia.


- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang