Jumlah Pemilih Pemilu 2014 Lebih dari 185 juta
Kamis, 06 Desember 2012 – 16:16 WIB

Jumlah Pemilih Pemilu 2014 Lebih dari 185 juta
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK-2) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari data awal, terdapat 185 juta penduduk potensial pemilih untuk Pemilu 2014 dari 248 juta dari total penduduk Indonesia. "Proses (sinkronisasi) mungkin akan lebih mudah, karena misalkan suatu kecamatan itu jumlah penduduk yang sudah direkam e-KTP mencapai 3.000 jiwa, sementara data potensial pemilihnya mencapai 3.200 jiwa. Berarti hanya tinggal dicari yang 200 orang itu, masih ada atau tidak di kecamatan tersebut," ungkapnya.
"Ini masih DAK2 (Daftar Agregat Kependudukan per-Kecamatan) dan sudah kita serahkan pada seluruh gubernur, bupati dan walikota di seluruh Indonesia. Kalau kita totalkan, jumlah pemilih itu ada sekitar 185 juta jiwa dari 248 juta penduduk saat ini. Tapi masih akan terus diperbaharui," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi usai menyerahkan DAK2 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Kamis (6/12).
Menurutnya, jumlah diperkirakan masih akan berubah karena pendataan maupun proses perekaman Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di seluruh Indonesia terus berlangsung. Selain itu, lanjutnya, dengan diserahkannya DAK-2 maka proses sinkronisasi antara Kemendagri, KPU dan sejumlah lembaga terkait lainnya juga mulai dilakukan. Dengan demikian bakal diketahui pula jumlah pemilih sebenarnya untuk Pemilu 2014.
Baca Juga:
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK-2) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
BERITA TERKAIT
- Melchias Mekeng DPR Mencurigai Ada Nepotisme Dalam Penempatan Pegawai OJK
- Prabowo Tak Maju Pilpres 2029 bila Kinerjanya Mengecewakan, Ada Kata Malu!
- Inilah Daftar Kebijakan Prorakyat Presiden Prabowo, Sikap F-PKS Jelas
- Begini Instruksi Megawati untuk Kepala Daerah PDIP yang Ikut Retret
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai
- Megawati Keluarkan Instruksi Lagi, Khusus untuk Kepala Daerah yang Belum Ikut Retret