Jumlah Peminat Beasiswa Lintasarta Digischool 2021 Melonjak 3 Kali Lipat

Arya mengatakan, penetapan batas usia tersebut masih dalam kategori generasi muda dan kelompok usia pekerja awal.
“Dampaknya, peminat program beasiswa Lintasarta Digischool 2021 melonjak signifikan hampir 3 kali lipat dari total peminat di tahun lalu,” ujarnya.
Modul beasiswa yang diberikan tahun ini Machine Learning dan Back-End, merupakan modul yang paling diminati untuk menjadi seorang Artificial Intelligence Specialist dan Back-End Developer.
Dikatakan, profesi tersebut merupakan profesi yang paling dicari di Indonesia berdasarkan laporan “2020 Emerging Jobs Report Indonesia” yang dirilis oleh LinkedIn.
Lintasarta kembali menggandeng Dicoding sebagai partner penyedia modul beasiswa. Para peserta diberi waktu menyelesaikan semua materi pembelajaran di kelas pemula hingga 31 Mei 2021.
Pada tanggal 4 Juni 2021, Lintasarta dan Dicoding telah merilis daftar 550 orang yang berhasil mendapatkan beasiswa pembelajaran kelas lanjutan pada program ini.
Perinciannya, 250 orang untuk kelas menengah Machine Learning Developer dan 300 orang untuk kelas menengah Back-End Developer.
“Harapannya 550 orang tersebut dapat menyelesaikan pembelajarannya sebelum 31 Agustus 2021 dengan hasil yang memuaskan tentunya dengan bimbingan 22 orang fasilitator online yang disediakan oleh Dicoding,” kata Arya.
Peminat program beasiswa Lintasarta Digischool 2021 melonjak signifikan hampir 3 kali lipat dari tahun sebelumnya.
- Telkom Solution Beri Solusi Digital Inovatif untuk Segmen Market Enterprise Business
- Pertama di Indonesia, Lintasarta dan NVIDIA Luncurkan Semesta AI
- Embay Mulya Syarif Nilai Bantuan PIK 2 untuk Serang Sebagai Peluang Ekonomi Lokal
- Dahulunya Terbengkalai, Danau Cinta Kini jadi Sarana Edukasi dan Ekonomi Warga
- Bank DKI Raih Penghargaan Top Digital Corporate Brand Award 2025
- Kemenag Bersama Belasan LAZ Bersinergi Berikan Beasiswa Zakat untuk Pendidikan