Jumlah Penderita Kanker Tertinggi di DI Yogyakarta, Mengapa?
Selasa, 05 Februari 2019 – 00:14 WIB

Pap Smear untuk deteksi kanker rahim. Foto: JawaPos.com
Sebab penyebab kanker belum ditemukan. Deteksi dini dapat mengurangi angka kesakitan penderita. ”43 persen risiko kanker dapat dicegah dengan pola hidup sehat,” bebernya. (lyn)
Hari Kanker Sedunia 4 Februari, setiap tahunnya di Indonesia terdapat penderita kanker baru mencapai 348 orang.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Upaya Peruri Mengedukasi Masyarakat Tentang Pencegahan Kanker
- Peringati Hari Kanker Sedunia, Brantas Abipraya Gelar Webinar Deteksi Dini
- Charity Run 2025 Libatkan Ribuan Peserta, Tebar Harapan bagi Anak Penderita Kanker
- Di Hari Kanker Sedunia, Petrokimia Gresik Bangun Kesadaran Kesehatan Pelajar
- IHC RSPP Luncurkan Layanan ODC Chemotherapy untuk Kemoterapi yang Lebih Nyaman & Efisien
- Lestari Moerdijat Dorong Penguatan Solidaritas Masyarakat untuk Pencegahan Kanker