Jumlah Penduduk Australia Berkurang Pertama Kalinya Sejak Perang Dunia Pertama
Rabu, 24 Maret 2021 – 10:02 WIB

Selama lebih dari setahun terakhir Quzi dan Fariha hanya bisa mengadakan kontak virtual karena perbedaan jarak Australia dan Bangladesh.
Sementara di sisi lain, ekonom Commonwealth Bank mengatakan jumlah penduduk yang lebih sedikit akan membuat persaingan pencari kerja akan berkurang.
Berkurangnya jumlah migran bisa juga mempengaruhi pemulihan ekonomi.
"Enam puluh lima persen insinyur kita sebenarnya berasal dari luar negeri," kata Melanie.
Salah satu sektor terbesar yang sangat menderita karena berkurangnya migrasi adalah di bidang pendidikan.
Pendidikan adalah industri ketiga terbesar di Australia setelah ekspor bji besi dan batu bara.
Sekor ini juga mempekerjakan orang lebih banyak ketimbang kedua industri tersebut.
Bagi agen migrasi seperti Melanie, penutupan perbatasan internasioal sudah membuat bisnisnya sangat terganggu.
Jumlah pendatang ke Australia telah berkurang karena perbatasan Australia yang ditutup
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana