Jumlah Positif Corona di Malaysia Capai 4.817 Kasus

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Otoritas kesehatan Malaysia pada Senin (13/4) melaporkan 134 lagi kasus virus corona, sehingga menambah total kumulatif menjadi 4.817 kasus saat ekonomi terbesar ketiga Asia Tenggara itu mengalami kondisi stabil dalam jumlah infeksi baru yang dilaporkan dalam 10 hari belakangan.
Otoritas juga melaporkan satu lagi korban meninggal akibat COVID-19.
Korban merupakan salah satu peserta acara keagamaan, yang bertanggung jawab atas lebih dari sepertiga total kasus terkonfirmasi di negara tersebut, menambah total menjadi 77 kematian.
Malaysia mencatat jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 tertinggi di kawasan tersebut hingga Senin, ketika Filipina mengonfirmasi total kumulatif sebanyak 4.932 kasus.
Untuk menghadapi wabah corona yang belum ditemukan vaksinnya itu, otoritas di Malaysia memutuskan karantina wilayah yang sebelumnya ditetapkan berakhir pada 15 April diperpanjang hingga 28 April mendatang.
Para pemimpin negeri itu termasuk perdana menterinya mengimbau warga Malaysia untuk tidak keluar rumah selama Ramadhan yang tiba sepuluh hari lagi. Bazar makanan yang menjadi tradisi warga di sana selama Ramadhan diinstruksikan tak diselenggarakan.
Warga juga diminta shalat tarawih di rumah serta tidak melakukan perjalanan pulang kampung pada hari raya Idul Fitri. (antara/jpnn)
Otoritas kesehatan Malaysia pada Senin (13/4) melaporkan 134 lagi kasus virus corona, sehingga menambah total kumulatif menjadi 4.817 kasus.
Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak
- Usut Kasus Pengadaan APD Covid-19, KPK Periksa Song Sung Wook dan Agus Subarkah