Kabar Buruk, BP Bakal Merumahkan Ribuan Karyawan di Seluruh Dunia

jpnn.com, JAKARTA - British Petroleum (BP) mengumumkan rencana memangkas 4.700 karyawan dan 3.000 posisi kontraktor di seluruh dunia.
Keputusan berat itu sebagai upaya untuk mengurangi biaya operasional perusahaan
Pemangkasan tenaga kerja itu mewakili sekitar lima persen dari total karyawan BP di seluruh dunia yakni 90.000 orang, menurut skynews.
Chief Executive BP Murray Auchincloss mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut, dalam sebuah surat elektronik (surel) kepada staf pada Kamis.
"Saya memahami dan mengakui ketidakpastian yang ditimbulkan oleh hal ini kepada semua orang yang pekerjaannya terancam, dan juga dampaknya terhadap kolega dan tim," tulis Auchincloss.
Sky News menyoroti perusahaan energi yang berbasis di London itu sedang menghadapi berbagai tantangan terkait transisi net-zero.
Pada tahun lalu, BP berjanji memangkas pengeluaran mereka sedikitnya dua miliar dolar AS pada akhir 2026.
"Kami harus terus meningkatkan daya saing kami dan bergerak sesuai laju pelanggan kami dan masyarakat," imbuh Auchincloss. (xinhua/ant/jpnn)
British Petroleum (BP) mengumumkan rencana memangkas 4.700 karyawan dan 3.000 posisi kontraktor di seluruh dunia.
Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Kaya Susah
- Harga BBM Shell, BP, dan Vivo Turun Mulai 1 April, Ini Rinciannya
- 5 Berita Terpopuler: SE untuk Non-ASN Terbit, Ratusan Honorer Kena PHK, tetapi Ada yang Segera Diangkat PPPK
- Ratusan Honorer Terkena PHK saat Lebaran, Semoga Tidak Murung Berkepanjangan
- Wamenperin: Tidak akan Ada PHK di Sektor yang Berhubungan dengan Pertanian