Kabar Buruk Lagi dari Malaysia, COVID-19 Makin Menggila

jpnn.com, PUTRAJAYA - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan bahwa hingga 20 Oktober 2020 pukul 12:00 tengah hari ada 862 kasus COVID-19 harian baru telah dilaporkan dan tiga kematian.
"Ini menjadikan jumlah kasus positif COVID-19 di Malaysia adalah sebanyak 22.225 kasus dengan kasus aktif COVID-19 adalah 7.681 kasus," kata Dirjen Kesehatan KKM, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Selasa (20/10).
Negera Bagian Sabah masih mencatatkan jumlah kasus tertinggi yaitu 673 kasus (78.1 persen).
"Lebih banyak ujian laboratorium RT-PCR telah dapat dijalankan di Sabah serta diantar ke Semenanjung Malaysia," katanya.
Secara keseluruhan sebanyak 235 kasus (27.3 persen) pada hari ini adalah dari klaster Penjara Kepayan dan klaster Tembok.
"Kasus-kasus ini sebenarnya berada di dalam penjara dan tidak menjangkiti masyarakat."
Karena kepadatan penduduk dan kadar pergerakan penduduk yang tinggi, Selangor terus mencatatkan pertambahan kasus dan klaster baru setiap hari.
"Pada hari ini Selangor mencatatkan pertambahan sebanyak 132 kasus dan daripada jumlah itu, 84 kasus adalah daripada klaster-klaster yang ada termasuk delapan kasus dari klaster-klaster yang berkaitan dengan sejarah perjalanan pulang dari Sabah," katanya.
Selama sebulan terakhir jumlah kasus COVID-19 di Malaysia terus melonjak dengan kecepatan yang mengkhawatirkan
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Sukseskan Perdamaian, Malaysia Siap Tampung Warga Palestina
- President University dan INTI International University Malaysia Berkolaborasi di Bidang Teknik Sipil
- Lagi-Lagi, Mantan PM Malaysia Tersandung Kasus Korupsi
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Bakal Ada Operasi Pasar di 500 Titik, Harga Sembako Harus Lebih Murah dari Malaysia