Kabar Reshuffle Beredar, Siapa Disasar?

Menurut dia, pihak luar tidak bisa begitu saja mempengaruhi presiden untuk merombak kabinet.
’’Merombak kabinet sepenuhnya kewenangan sekaligus hak prerogatif presiden,’’ lanjut mantan Pimpinan KPK itu.
Presiden tentu mengetahui kapan waktunya mengganti anggota kabinetnya, setelah mengevaluasi kinerja bawahannya. Evaluasi dilakukan setiap waktu dengan cara presiden sendiri.
Terpisah, Direktiur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Kuskridho Ambardi menuturkan, memang ada beberapa kinerja kementerian yang kurang maksimal perannya.
Di antaranya adalah kementerian perindustrian dan Pertanian.’’Kebijakan-kebijakan menteri perindusrian kelihatannya belum mendongkrak pertumbuhan dan perkembangan di sektor ini,’’ tuturnya.
Begitu pula dengan sektor pertanian, dengan masih banyaknya impor pangan yang dilakukan untuk memenuhi kebtuhan dalam negeri.
Dia mengingatkan, kedua sektor itu masuk dalam target pertumbuhan dan kemandirian yang dicanangkan Jokowi sejak awal pemerintahannya. Khususnya, kemandirian pangan.
Meskipun demikian, dia tidak menampik kemungkinan Presiden menggunakan pertimbangan politis. Sebab, Presiden tetap memerlukan dukungan dari DPR yang menjadi representasi dari parpol.
JPNN.com – Beredar kabar akan terjadi pergantian jajaran pembantu Presiden Joko Widodo. Informasi yang berhembus menyebut, reshuffle kabinet
- Jokowi Reshuffle Kabinet Senin Kemarin, Pengamat: Demi Kepentingan Transisi Pemerintahan
- Dilantik Gantikan Yasonna Laoly, Supratman Gerindra Bantah Ada Tendensi Politik
- Soal Reshuffle Kabinet, Deddy: Jokowi Sedang Bermain Politik Kotor
- Demokrat Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Airlangga Bilang Begini
- Tidak Ada yang Istimewa dengan Isu Reshuffle Kabinet, Masyarakat tak Kaget Lagi
- Begini Kata Arsul Sani PPP soal Reshuffle Kabinet Jokowi