Kabar Warga Indonesia di Selandia Baru Setelah Aturan Lockdown Dilonggarkan

Bagi Ririe,'lockdown' selama beberapa pekan tidaklah mengubah kehidupannya. Ia masih bekerja setiap hari di rumah sakit, karena jenis pekerjaanya termasuk kategori 'essential workers', atau pekerja di sektor penting.
Menurutnya keputusan cepat Selandia Baru untuk menutup negaranya dari kedatangan warga dari luar negeri menjadi kunci sukses keberhasilan menangani virus corona sejauh ini.
"Di rumah sakit juga sudah mempersiapkan diri dengan baik sebelum lockdown, dan tidak ada kepanikan. Kebanyakan yang kena virus juga dikarantina di rumah masing-masing," tambah Ririe.
Lantas apa yang dilihat Ririe sebagai keberhasilan Selandia Baru dalam menangani virus corona dibandingkan dengan Indonesia?
"Menurut saya dari jauh, kalau semua warga disiplin dan nurut, pasti akan berhasil. Namun kalau melihat berita, seperti misalnya soal pulang kampung, dimana warga malah berusaha melakukan dengan diam-diam."
Ririe mengatakan di Selandia Baru warganya saling menjaga jarak dengan baik, ketika di jalan maupun saat belanja di supermarket.
"Di supermarket misalnya kalau ada yang mau beli buah, dan kemudian ada yang mendekat, orang itu akan memalingkan muka seperti meminta kita menjaga jarak. Kalau kita bergeser, dia akan mengucapkan terima kasih."
"Ada tindakan saling menghormati dan menjaga jarak masing-masing."
Apa yang dilakukan sebagian warga Selandia Baru di hari pertama pelonggaran 'lockdown' berkenaan dengan virus corona? Selandia Baru menurunkan status lockdown dari level 4 ke level 3 Terjadi antrian di restoran makana cepat saji di hari pertama pelongg
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun