Kabareskrim Polri: Kalau Ada yang Nakal, Kami Pukul!

jpnn.com, BOJONEGORO - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, pihaknya dan Satuan Tugas Pangan akan mengawasi distribusi beras dari hilir hingga hulu.
Hal itu dilakukan untuk mencegah aksi spekulan menahan stok beras sekaligus menjaga kestabilan harga beras di petani.
"Kami turut berbangga dengan hasil panen padi hari ini. Kami juga tegaskan komitmen untuk menjaga petani tidak rugi," kata Ari saat mengikuti panen padi di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (22/1).
Dia menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi pihak yang merusak sektor pangan.
"Kalau ada yang nakal, kami pukul. Tidak ada ampun," tegas Ari.
Acara itu juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen Tatang Sulaiman, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Direktur Komersial Bulog Imam Subowo. (Tan/jpnn)
Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, pihaknya dan Satuan Tugas Pangan akan mengawasi distribusi beras dari hilir hingga hulu.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan