Kaget Saat Dicalonkan sebagai Ketum PSSI
Minggu, 17 Juli 2011 – 09:12 WIB

Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin. Foto: Dok.JPNN
Saat keputusan Komite Darurat keluar, George Toisutta sedang berada di Korea Selatan dan Arifin Panigoro di Paris, Prancis. Baru pada Jumat (8/7) rencana dimatangkan. George dan Arifin mengumpulkan 53 voters di Hotel Sheraton Jogjakarta dan semua sepakat di KLB keesokan harinya semua harus satu suara memilih Djohar-Farid.
Kenapa nama Djohar yang dipilih kelompok pendukung GT-AP untuk menjadi calon Ketum ? "Itu tak lepas dari kesamaan visi misi saya dengan Pak George, Pak Arifin, dan mayoritas pemilik suara. Saya sudah lama bersama-sama mereka merancang rencana memperbaiki persepakbolaan kita yang semua tahu bagaimana kondisinya. Termasuk dalam pembuatan Buku Putih Reformasi Sepak Bola Indonesia dan lainnya," papar Djohar.
Selama ini Djohar memang dikenal sebagai salah satu tim sukses GT-AP. Karena sudah menyiapkan rancangan matang bagaimana mereformasi sepak bola tanah air Djohar dan jajaran Exco terpilih tak butuh waktu lama untuk mengaplikaiskan program kerja ke depan.
"Semua sudah ada. Sekarang tinggal menjalankannya sambil mencari figur-figur tepat untuk masuk kabinet saya dan membantu mengaplikasikan program yang sudah ada," lanjutnya.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia alias PSSI memiliki nakhoda anyar. Dia adalah Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin. Lantas, ke manakah kapal PSSI
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara