KAI Logistik Kini Melayani Angkutan Kalsium Karbonat

jpnn.com, JAKARTA - KAI Logistik, salah satu anak usaha KAI, memperkuat portofolio lini binis, yakni angkutan multi komoditi.
Melalui layanan tersebut, kini KAI Logistik melayani angkutan kalsium karbonat berbasis kereta api (KA) relasi Babat – Jakarta Gudang.
Plt. Direktur Utama KAI Logistik Ahmad Malik Syah mengungkapkan pihaknya menyambut baik, kepercayaan pelaku usaha yang memilih KA sebagai moda distribusinya.
"Ini juga membuktikan bahwa, selain keunggulan yang dimiliki oleh Kereta Api, pelaku usaha juga memiliki perhatian dan komitmen untuk mempromosikan moda logistik yang ramah lingkungan," tutur Ahmad Malik.
Selain memperkuat layanan multi komoditi dengan melayani komoditas baru, langkah ini juga menjadi strategi perseroan dalam pemanfaatan KA balikan (KA balen) komoditas lainnya.
Hal ini bisa memaksimalkan sarana dan mendorong kinerja baik volume maupun pendapatan.
“Walaupun secara volume angkutan tidak terlalu besar, namun kami melihat angkutan kalsium karbonat ini meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan dengan pemaksimalan potensi pasar melalui modifikasi pola pengangkutan," terang dia.
Pria yang karib disapa Malik ini mengatakan dalam pola operasi angkutannya, pihaknya menerapkan pengangkutan 2 tier, sehingga memerlukan prosedur dan mekanisme yang sangat ketat untuk memastikan kemanan dan keselamatan selama pengiriman.
KAI Logistik, salah satu anak usaha KAI, memperkuat portofolio lini binis, yakni angkutan multi komoditi.
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Jumat sampai Minggu