Kaila Menyusul Ayah ke Tempat Pemancingan, Setelah Itu Tak Terlihat Lagi

jpnn.com, BANDUNG BARAT - Bocah perempuan berusia lima tahun Kaila meninggal dunia usai tenggelam di Waduk Saguling Kampung Citeureup RT 04/09, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Korban merupakan anak dari pasangan Cece Saripudin dan Elawati warga Kampung Jalupang Kidul, RT 3/5, Desa Girimukti, Saguling.
“Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah sempat terlihat bermain pada tepian genangan Saguling, Senin (8/2) sore sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo, Selasa (9/2).
Ia menjelaskan, bocah malang tersebut hendak menyusul sang ayah yang tengah memancing.
Sebelumnya, Senin siang Cece menitipkan anaknya kepada sang nenek di Kampung Citeureup.
“Cece kemudian pergi sendiri ke genangan Waduk Saguling. Tanpa sepengetahuan sang nenek yang sedang salat, Kaila (korban) kemudian berniat menyusul ayahnya mencari ikan,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut Duddy, korban sebelumnya sempat terlihat bermain bersama temannya di tepian waduk tersebut.
Bahkan warga sempat meminta korban untuk pulang dan menjauh dari area waduk.
Kaila hilang pada Senin (8/2) sore. Petugas dibantu warga baru menemukan jasad bocah malang itu pada Selasa pagi.
- 10 Kecamatan di Maros Dikepung Banjir, Ternyata Ini Penyebabnya
- Setelah 2 Bulan Hilang, Jasad Korban Longsor di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
- Diterjang Banjir, Jembatan Antardusun di Situbondo Terputus, Ratusan KK Terisolasi
- Mobil Tertimpa Pohon saat Hujan Disertai Angin Kencang di Semarang, Rusak Parah
- Curah Hujan Tinggi, 6 Desa di Sulteng Terendam Banjir
- Satu Korban Bencana Longsor di Jepara Masih Belum Ditemukan