Kajati Sebut Tindakan Kajari Kediri Melepas Tembakan ke Udara Sudah Tepat

"Jadi, jaksa bisa menggunakan ketika terdesak, menyelamatkan dirinya atau orang lain dalam kondisi terancam, tidak bisa melakukan (penyelamatan) dengan tindakan lain," tuturnya.
Mia menjelaskan Kajari Kediri sudah diikuti sejak awal oleh dua pelaku seusai keluar dari restoran bersama keluarganya.
Dugaan motifnya, kedua pelaku tak suka ada kendaraan dinas yang digunakan untuk operasional di malam hari di luar jam kerja.
"(Dua pelaku) dalam keadaan mabuk mengejar. Dari kepolisian menyatakan mereka tidak suka ada pelat merah keluar malam," tuturnya.
Akibat insiden itu, Kajari Kediri terluka pada tangan dan kakinya. Selain itu, anaknya mengalami trauma.
"Kajari saya akui santun, tidak neko-neko orangnya, dan tidak ada masalah dengan orang lain," ujarnya.
Walakin, Mia menegaskan Kejati Jatim telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kejadian ini secara menyeluruh dan transparan.
"Kami berkomitmen mendukung setiap langkah hukum yang diperlukan untuk memastikan fakta-fakta di lapangan terungkap dengan jelas," kata dia.
Kajati Jatim Mia Amiati menyebut tindakan Kajari Kediri melepas tembakan ke udara saat diadang pemotor sudah tepat untuk menyelamatkan diri.
- Begal Bawa Senjata Api dan Parang Ditembak Petugas Polda Sumut
- Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Hewan Ternak di Ogan Ilir
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Maling Motor Bersenjata Api Nyaris Mati di Tangan Warga
- Kasus Senjata Api untuk KKB: 7 Tersangka Ditangkap di Jatim, Yogyakarta, Papua Barat
- 3 Warga Bojonegoro Produksi Senjata Api untuk KKB