Kalah di Pengadilan, Belanda Wajib Menampung 56 Anak Anggota ISIS

jpnn.com, AMSTERDAM - Pemerintah Belanda akan mengajukan banding terhadap putusan pengadilan yang memerintahkan pemulangan 56 anak anggota ISIS ke Negeri Kincir Angin tersebut.
Putusan kontroversial tersebut dibuat pengadilan di Den Haag, Senin (11/11). Pengadilan mewajibkan pemerintah untuk aktif memulangkan anak-anak yang kini tinggal di kamp Suriah.
"Putusan itu menimbulkan pertanyaan tentang sejumlah masalah yang mungkin belum dipertimbangkan secara memadai, termasuk urusan internasional," Menteri Kehakiman Ferd Grapperhaus dan Menteri Luar Negeri Stef Blok menulis dalam sebuah surat kepada parlemen.
"Kabinet memutuskan untuk mengajukan banding untuk mendapatkan kepastian secepat mungkin."
Pengacara 23 istri anggota ISIS yang jadi penggugat dalam kasus ini mengatakan kepada pengadilan bahwa kondisi kamp tempat para kliennya ditahan sangat menyedihkan.
Pengadilan memerintahkan pemerintah Belanda untuk bertindak cepat membawa anak-anak itu. Namun, pemerintah tidak perlu memulangkan para ibu. (ant/dil/jpnn)
Pemerintah Belanda akan mengajukan banding terhadap putusan pengadilan yang memerintahkan pemulangan 56 anak anggota ISIS ke Negeri Kincir Angin tersebut.
Redaktur & Reporter : Adil
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- PSSI Umumkan Komposisi Pelatih Timnas Indonesia, Kental Aroma Belanda
- Serangan Umum 1 Maret, Klaim & Versi (daripada) Soeharto
- Resmi, Robin Van Persie jadi Pelatih Feyenoord Rotterdam
- Menlu Sugiono Rayu Belanda demi Sukseskan Program Prioritas Indonesia
- Soal Riset OCCRP, Prabowo Diminta Layangkan Nota Protes ke Pemerintah Belanda