Kalau Tak Mau Lakukan Ini, Jokowi Disarankan Lupakan Revolusi Mental
jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Irmadi Lubis mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil hikmah kasus PT Pelindo II, PT Freeport Indonesia, dan Petral Ltd untuk membenahi ekonomi bangsa dan negara ini dari berbagai penjarahan yang selama ini terjadi.
"Kasus PT Pelindo II, Petral Ltd dan PT Freeport Indonesia adalah sebuah fakta yang mesti diambil hikmahnya oleh Presiden Jokowi untuk menghentikan berbagai praktik penjarahan aset Negara yang terjadi selama ini," kata Irmadi Lubis, di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Senin (23/11).
Setelah satu tahun memimpin bangsa ini lanjut politikus PDI Perjuangan itu, Jokowi harus memulai era baru dengan cara menghentikan penjarahan aset negara. "Kalau itu tidak dilakukan, Jokowi sebaiknya melupakan revolusi mental sebelum rakyat mengusir revolusi mental itu," tegasnya.
Dia jelaskan, dari tiga kasus BUMN ini sudah terlalu besar negara dirugikan dan itu berlangsung sangat lama.
"Selaku presiden, Jokowi berkewajiban menghentikan penjarahan aset Negara yang dibungkus dengan koorporate," pungkasnya.(fas/jpnn)
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Irmadi Lubis mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil hikmah kasus PT Pelindo II, PT Freeport Indonesia,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Siswadhi Pranoto Loe: ESG Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis di Indonesia
- Kriminolog Nilai Asas Dominus Litis dalam RKUHAP Berisiko Merusak Sistem Peradilan
- Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Langsung Ditahan
- Massa ARM Minta Polri Usut Pagar Laut yang Dipasang pada Era Jokowi
- Krakatau Steel Peduli Gelar Jumat Berkah di Madrasah Ibtidaiyah Cilegon
- Presiden Prabowo: Negara Ingin Sejahtera Harus Punya Kekuatan Melindungi Diri