Kalbis Institute Gelar Webinar Bertema Pemulihan Ekonomi, Mendukung Work From Bali

“Kami juga menjalankan dan mempromosikan #WorkFromBali dengan berbagai paket kerjasama, yang diharapkan mamu mendongkrak jumlah wisatawan Tiongkok ke Indonesia dan mampu meningkatkan perekonomian pengusaha sehingga mampu mendorong roda perekonomian juga di Indonesia,” ujar Dino Kusnadi.
Prita Gero memaparkan bahwa pentingnya kolaborasi dan insentif bagi para pelaku industry pariwisata.
“Dengan menambah jumlah wisatawan akan menambah pula tingkat okupansi kamar, sehingga pemulihan ini akan terasa nyata bagi pengusaha pariwisata serta ekonomi kreatif.
“Baik sekali program Work From Bali. Strategi kami adalah menciptakan suasana Bali di seluruh hotel kami,” imbuhnya.
Guna mendukung hal-hal tersebut, Kalbis Institute merespons secara aktif, dengan menyiapkan lulusan yang siap kerja dan siap mendukung program pemulihan pariwisata yang dicanangkan pemerintah.
“Salah satu adalah meyiapkan program Master of Management in Hotel Management. Melalui program ini, lulusan Kalbis Institute akan memiliki kemampuan analisis serta pengembangan proyeksi pariwisata ke depannya,” ujar Naik Henokh Parmenas.
Kalbis Institute juga menyiapkan program MM in Retailing bekerjasama dengan People Skills Asia dari Singapore dan APRA dari Malaysia.
MM-MBA Business Strategy bekerjasama dengan APRA yang berkoneksi dengan University of York St. John, United Kingdom, MM in Digital Business and FinTech, MM in Entrepreneurship and Innovation, MM in Digital Marketing, dan MM in Sustainable Development.
Kalbis Institute menggelar webinar bertema pemulihan ekonomi, menyinggung program Work From Bali.
- Kehadiran Dermaga PIK Mengangkat Potensi Pertumbuhan Wisata Bahari Jakarta
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Kuku Bima Meluncurkan Iklan Pariwisata, Perkenalkan Labuan Bajo ke Mancanegara
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Legislator PDIP Sebut Bandara Buleleng Bakal Memperberat 'Overtourism' di Bali
- BPOLBF Perkuat Sinergi Melalui Industry Call Bersama Pelaku Pariwisata Labuan Bajo