Kali Ini, Giliran Anggota Satpol PP Kepergok Berduaan di Kamar Hotel

’’Seketika setelah mendapat laporan warga, anggota langsung menyelidik dan menindak keduanya,” terang Cik Raden.
Hanya saja, keduanya tidak digelandang ke kantor Banpol PP Bandarlampung. Cik Raden lebih memilih menghubungi atasan mereka untuk menjemput.
’’Komandannya sudah langsung datang menjemput sekaligus ikut memberikan pembinaan. Atasannyalah yang nantinya memberikan sanksi lebih lanjut,” kata Cik Raden.
Tidak hanya RD dan MI, pada razia kali ini Banpol PP Bandarlampung juga memergoki pasangan tidak sah lainnya, HS dan DE.
Namun, pasangan belum menikah ini pun tidak sampai digelandang ke kantor Banpol PP untuk didata lebih lanjut serta diberi pengarahan. Sebab, keduanya berhasil melarikan diri saat Cik Raden bersama beberapa anggota lain merazia kamar lain.
Kali ini, Cik Reden sempat naik pitam. Pasalnya, HS dan DE sejatinya terus dalam pengawasan anggota.
Namun, yang dia sayangkan keduanya bisa dengan begitu mudahnya memacu gas sepeda motor untuk meninggalkan lokasi.
’’Ini ada apa? Apa sudah dapat uang damai? Jangan main-main dengan hal itu (uang damai, Red.). Kerja baik dan jalankan tugas sesuai prosedur. Masa mereka (HS dan DE) bisa begitu saja pergi,” bentak Cik Raden terhadap sejumlah anggota.
Tugas yang kerap diemban RD dan MI, selaku anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Lampung sepertinya sama sekali tidak menjadi pembelajaran
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- Tempat Karaoke Beroperasi Saat Bulan Puasa, Ada LC Lagi Siap-Siap
- Peserta Aksi Nasional 18 Maret Tolak Penundaan Pengangkatan PPPK 2024 Makin Banyak, Menyala!
- Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal
- Ini Tindak Lanjut Pelanggaran Cukai di Magetan Setelah Sanksi Administrasi Terbayarkan
- 10 Ribu Honorer Siap Geruduk KemenPAN-RB saat Demo Nasional 18 Maret, Tolak Penundaan PPPK 2024