Kali Meluap, 1.272 Rumah di 13 Desa Kebanjiran

Dusun Delik Wetan, Desa Deliksumber, misalnya. Seluruh jalan lingkungan terendam air hingga mencapai pinggang dan dada orang dewasa. Bahkan, kemarin siang air menggenangi puluhan rumah warga.
Desa Munggugianti juga demikian. Air masuk ke wilayah tersebut sekitar pukul 14.30. Debit air makin tinggi.
Pukul 15.00, misalnya, aliran air belum menggenangi seluruh jalan lingkungan. Namun, 30 menit kemudian, seluruh jalan lingkungan tertutup banjir.
Bahkan, air mengalir cukup deras dan tampak keruh. Tingginya rata-rata sepinggang orang dewasa.
''Banjir ini mungkin belum surut sampai besok (hari ini, Red). Aliran airnya deras dan keruh," kata Juwito, seorang warga.
Kasi Pemerintahan Desa Munggugianti itu menganggap banjir kemarin sore terbesar selama 2019.
Sebelumnya, air tidak sampai masuk pekarangan warga. Air hanya menggenangi jalan lingkungan. Namun, kemarin sore, dia memastikan 470 rumah warga di wilayahnya sudah terdampak banjir.
Banjir juga memutus akses Jalan Benjeng-Balongpanggang. Arusnya cukup deras.
Jalan poros desa dan jalan lingkungan putus total akibat banjir luapan sungai semalaman.
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar
- Mega Insurance & Lifepal Bayar Klaim Kendaraan Korban Banjir Bekasi dengan Proses Cepat
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Pemkab Sumedang Salurkan Bantuan Penanganan Banjir Cimanggung Lewat Aplikasi Si Tabah
- Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Hantam Jalur Mudik di Jateng