Kaltim Air Minim Dukungan
Sabtu, 19 November 2011 – 16:21 WIB
SAMARINDA - Kaltim Airlines dililit banyak masalah. Itu tak dimungkiri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat bincang dengan Kaltim Post, kemarin. Menurutnya, Kaltim Air belum mendapat izin penerbangan berjadwal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Disinyalir juga beberapa instansi/lembaga tidak bersimpati melihat pengoperasian Kaltim Air sejak launching 17 Agustus lalu. Diberitakan, tiga bulan berlalu pasca launching 17 Agustus lalu, tak kunjung ada kejelasan terhadap nasib Kaltim Air. Bahkan, fakta terbaru diketahui kalau pesawat yang digunakan untuk penerbangan perdana, tidak lagi ditempeli logo Kaltim Air. Informasi itu diterima media ini dari seorang pilot yang kerap melakukan penerbangan di Bandara Temindung, Samarinda. Menurut keterangannya, pesawat Cessna Grand Caravan itu kini polos, berwarna putih les merah, tertulis maskapai Premi Air. Logo Kaltim Air terbuat dari stiker dengan dominasi warna hijau itu, tak lagi terlihat di moncong pesawat.
"Saya mensinyalir banyak yang tidak mendukung," keluh Faroek, usai rapat paripurna dengan agenda pembacaan nota rancangan APBD 2012 di gedung DPRD Kaltim.
Baca Juga:
Gubernur pun mengimbau bantuan semua pihak dan meminta warga Kaltim yang ingin memakai jasa penerbangan ini bersabar. "Sabarlah, persoalannya memang kompleks tidak sesederhana itu," katanya.
Baca Juga:
SAMARINDA - Kaltim Airlines dililit banyak masalah. Itu tak dimungkiri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat bincang dengan Kaltim Post,
BERITA TERKAIT
- Mendes Yandri Susanto Sebut BUMDes Penting Cegah Efek Negatif Urbanisasi Bagi Desa
- Sertifikasi Halal Lindungi UMK dari Serbuan Produk Luar Negeri
- Kebijakan Perdagangan Karbon Indonesia di COP 29 Dinilai Bermasalah
- Bea Cukai Parepare Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih Rp 2,25 Miliar, Terbanyak Rokok
- Anindya Bakrie: Kita Harus Dorong Investasi Asing yang Ciptakan Lapangan Kerja
- AS Optimistis Kembangkan Kerja Sama Ekonomi dengan Pemerintahan Baru