Kampung Ahmadiyah Dijaga Ketat
Warga Asing Diperiksa 12 Jam
Minggu, 15 Juli 2012 – 08:28 WIB
BOGOR - Sehari setelah bentrokan antar jemaat Ahmadiyah dengan non-Ahmadiyah di Kampung Cisalada, Ciampea, Bogor, kondisi keamanan berangsur membaik. Kendati demikian, ratusan petugas kemanan gabungan dari Polisi, TNI dan Sat-Brimob, masih melakukan penjagaan ketat.
Aparat tetap bersiaga di perkampungan Cisalada yang terdiri dari dua RT dan dihuni 105 kepala keluarga (KK) atau 800-an jiwa. Aparat menjaga Kampung Ahmadiyah untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan.
Baca Juga:
Untuk meredam ketegangan antarwarga, sejumlah tokoh masyarakat bersama pemerintah Kecamatan Ciampea dan Desa Ciampeaudik melakukan pertemuan dengan tokoh jemaat Ahmadiyah. Mereka membahas penyelesaian konflik agar tidak berkelanjutan.
Tokoh jemaat Ahmadiyah, Humaedi (49) mengatakan, pihaknya akan membuat surat pernyataan secara tertulis untuk meminta maaf kepada masyarakat sekitar. "Kita siap membuat surat resmi yang berisi tidak akan melakukan kelalaian yang mengakibatkan terjadinya insiden bentrokan seperti kemarin," terang Humaedi yang juga Ketua RW 05, di hadapan jajaran Muspika Ciampea.
BOGOR - Sehari setelah bentrokan antar jemaat Ahmadiyah dengan non-Ahmadiyah di Kampung Cisalada, Ciampea, Bogor, kondisi keamanan berangsur membaik.
BERITA TERKAIT
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS