Kapal Nelayan Harus Pasang Merah Putih
Kamis, 02 Juli 2009 – 12:23 WIB

NASIONALISME- Puluhan bendera Merah Putih dibagikan secara gratis oleh Direktorat Polair (Ditpolair) Babinkam Polri kepada puluhan nelayan yang melaut 20 mil dari Pulau Tarakan, Rabu (1/7). Foto ANTHON JOY/RADAR TARAKAN
TARAKAN - Komandan Kapal Polisi (KP) Sadewa 506 Direktorat Polair (Ditpolair) Babinkam Polri, Kompol Nyoman Budiharja mengatakan, selama tiga minggu melakukan patroli di perairan Ambalat, pihaknya tidak pernah menemukan adanya kapal asing, terutama kapal Tentara Diraja Malaysia yang masuk ke perairan Indonesia.
Menurut Nyoman, tugas mereka di perairan Ambalat merupakan surat perintah dari Mabes Polri untuk melakukan tupoksi mereka dalam melakukan operasi rutin keamanan.
“Kami hanya sebatas patroli rutin dan stay di Sebatik. Kalau memang ada temukan pelanggaran, Polair akan berkoordinasi dengan KRI milik TNI AL di Sebatik,” kata Nyoman, di sela-sela membagi-bagikan bendera Merah Putih, kepada para nelayan yang sedang melaut sekitar 20 mil dari pulau Tarakan.
Kegiatan ini, kata Nyoman, selain memeringati HUT ke-63 Bhayangkara, juga upaya sosialisasi polisi masyarakat, khususnya Direktorat Polair (Ditpolair) Babinkam Polri, dalam upaya meningkatkan kesadaran para nelayan, dalam penggunaan identitas kebangsaan kapal, yaitu bendera Merah Putih.
TARAKAN - Komandan Kapal Polisi (KP) Sadewa 506 Direktorat Polair (Ditpolair) Babinkam Polri, Kompol Nyoman Budiharja mengatakan, selama tiga minggu
BERITA TERKAIT
- Identitas 3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, 1 Orang Masih Hilang
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap
- Arus Balik di Jalur Riau-Sumbar Mengalami Peningkatan, Ini Lokasi Rawan Macet
- Wisatawan Asal Jakarta Digulung Ombak Pantai Parangtritis
- Cek Pelabuhan TAA, Kapolres Banyuasin Sampaikan Pesan Penting Ini