Kapal Nelayan Indonesia Tenggelam di Australia Barat, 20 Awaknya Selamat

Pihak berwenang Australia berhasil menyelamatkan dua puluh orang nelayan Indonesia dari kapal penangkap ikan yang tenggelam di lepas pantai Australia Barat. Operasi penyelamatan dibantu oleh kapal penangkap ikan Jepang.
Pada hari Kamis pekan lalu, pihak berwenang Indonesia menyampaikan pemberitahuan kepada Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) mengenai kondisi kapal nelayan itu dalam bahaya pada posisi 670 mil di perairan sebelah barat Kota Perth.
Pesawat jet dari AMSA, Challenger, menjatuhkan jaket-jaket pelampung ke arah kapal nelayan pada hari Jumat sebelum pesawat Angkatan Bersenjata Australia (ADF) mengerahkan rakit pelampung ke lokasi.
Sebuah kapal penangkap ikan berbendera Jepang tiba untuk membantu kapal nelayan pada hari Sabtu, dan selanjutnya memindahkan para nelayan Indonesia ke kapal perang HMAS Anzac yang memiliki layanan medis di atas kapal.
Dirut AMSA Mark Morrow menjelaskan semua pihak yang terlibat dalam misi penyelamatan merasa lega dengan hasil operasi tersebut.
"Kemarin, kapal penangkap ikan Jepang FUKUSEKI MARU 15 berhasil mencapai lokasi kapal nelayan Indonesia, yang kapalnya tenggelam, dan dapat memberikan bantuan kepada mereka yang berada di atas kapal," jelas Mark.
"Tanggapan cepat dari mereka sangat penting bagi keberhasilan misi yang sangat sensitif dalam soal waktu," tambahnya.
Kapal HMAS Anzac kemudian tiba dengan dukungan medis dan penerjemah untuk para nelayan yang diselamatkan.
Pihak berwenang Australia berhasil menyelamatkan dua puluh nelayan Indonesia dari kapal penangkap ikan yang tenggelam di lepas pantai Australia Barat
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi