Kapolda Maluku: Saya Akan Tindak
“Semua di sana itu bersaudara sebetulnya. Hanya kami melihat ada upaya-upaya tertentu yang dilakukan sehingga memprovokasi,” katanya.
Irjen Lotharia berharap konflik yang berdampak besar kepada masyarakat tidak akan terulang lagi di Maluku.
“Saya berharap tidak terulang. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat di sana untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.
Konflik antarwarga Bombay dan Elath terjadi pada Sabtu (12/11) pagi.
Konflik dipicu karena ada warga masyarakat Desa Bombay memasang sasi atau larangan adat di perbatasan dengan Desa Elath.
Warga mengeklaim tanah tersebut milik mereka.
Upaya pemasangan larangan adat tersebut sempat dibubarkan pihak aparat kepolisian.
Namun, tiba-tiba terjadi keributan antarwarga membuat aparat gabungan TNI dan Polri sempat kewalahan.
Kapolda Maluku menegaskan siap menindak tegas provokator yang mengakibatkan konflik antarwarga di Kei Besar.
- Kapolsek Dicopot setelah Viral 3 Oknum Polisi Aniaya Warga
- Anggotanya Terlibat Narkoba, Irjen Eddy Sumitro Perintahkan Tindak Tegas
- Irjen Lotharia Latif Bentuk Tim Gabungan Untuk Tuntaskan Kasus Ambon Plaza
- Jarang Masuk Kantor, Kapolsek Manipa Langsung Dicopot Kapolda Maluku
- Masyarakat Mengadu, Kapolsek Manipa Dicopot Kapolda Maluku
- Tegas, Irjen Lotharia Latif Minta Warga Menghindari Miras di Malam Tahun Baru