Kapolda: Setop Sebar Isu Penculikan Anak
Senin, 20 Maret 2017 – 08:58 WIB

Kapolda NTB Brigjen Pol Firli. FOTO: Lombok Post/JPNN.com
”Belum ada laporan ke LPA,” kata Joko, kemarin.
Menindaklanjuti isu tersebut, LPA NTB telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Hasilnya, mereka sepakat bahwa isu tersebut tidak benar.
Meski demikian bukan berarti masyarakat menjadi lengah. Joko tetap meminta setiap masyarakat untuk waspada. Karena kejahatan terhadap anak bukan saja tentang penculikan.
”Tetap waspada, tapi jangan berlebihan, yang sampai menelan korban jiwa,” pungkasnya.(wahidi akbar sirinawa/r2)
Isu penculikan anak melalui pesan singkat dan jejaring sosial muncul kembali di Lombok. Pola yang sama terjadi pada 2012 lalu. Saat itu sejumlah
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Begini Kronologi Penculikan Anak di Bekasi
- Pesan Irjen Hadi kepada Personel Polda NTB: Jauhi Perbuatan Tercela yang Dapat Menodai Institusi
- Anak yang Diculik Wanita di Swalayan Bandung Hendak Dijual Rp13 Juta
- Ungkap Penculikan di Tangsel, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata....
- Detik-detik Anak DH Diculik Rekannya Sendiri, Sempat Akan Dilarikan ke Jakarta