Kapolri: Kok Kasus Risma Bisa Ramai Lagi
jpnn.com - JAKARTA – Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pemindahan kios pembangunan di Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, yang diduga melibatkan bekas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah dihentikan sebulan lalu.
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti bahkan heran kasus ini bisa muncul lagi. Bahkan, dia sebelumnya sudah memerintahkan bahwa kasus yang terkait kepala daerah maupun calon kepala daerah jelang pilkada serentak Desember 2015 ditunda.
“Jadi informasi sementara, sekitar sebulan yang lalu penyidikannya sudah dihentikan, tapi kok ini bisa ramai lagi, saya tidak tahu nih,” ungkap Haiti saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10).
Saat dimintai penegasan lagi apakah kasus itu sudah dihentikan Haiti lugas menjawab, “Iya katanya sebulan lalu.”
Dia menambahkan, saat ini masih mengecek dulu apa yang terjadi sebenarnya. “Saya masih cek ke Kapoldanya,” ungkap Haiti.
Sebelumnya, beredar kabar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polda Jawa Timur tentang penetapan Tri Rismaharini sebagai tersangka atas kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pemindahan kios pembangunan di Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur.(boy/jpnn)
JAKARTA – Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pemindahan kios pembangunan di Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, yang diduga melibatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Satu per Satu Kepala Jurnalis
- Waka MPR Dukung Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Ditingkatkan
- Minimalkan Antrean di Stasiun Gambir, PT KAI Sediakan Layanan Daftar Face Recognition
- Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang Wafat, Senator Paul Liyanto: Sosok Bapak Bagi Semua Umat Lintas Agama
- Ajudan Kapolri Pukul Kepala Pewarta Foto di Semarang, Lalu Keluarkan Ancaman Begini
- Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Mukomuko Merehabilitasi 110 Jaringan Irigasi