Kapolri Minta Polisi jadi Penolong

jpnn.com - JAKARTA -- Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman menyampaikan 10 pesan kepada jajarannya dalam melaksanakan pengamanan pemilihan umum 2014.
Saat memberikan amanat dalam apel operasi terpusat Mantap Brata untuk pengamanan Pemilu 2014 di Lapangan Monumen Nasional, di Jakarta, Kamis (30/1), Kapolri mengingatkan anggotanya supaya menjadi penolong.
"Siapkan mental dan fisik dalam memberikan pelayanan yang optimal dan dapat menampilkan jati diri sebagai penolong," ujar Kapolri.
Kemudian, ia meminta anak buahnya memetakan setiap kerawanan bekerja sama dengan intelijen dan babinkamtibmas."Ini untuk mengetahui dinamika dan fenomena di masyarakat sehingga bisa diantisipasi dini," ungkap jenderal bintang empat ini.
Ia juga meminta supaya kerjasama yang harmonis antara TNI dan masyarakat. "Jaga komitmen dan netralitas tidak terlibat politik praktis," tegasnya.
Ia pun mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme. Menurutnya, terorisme masih memiliki target-target tertentu sehingga harus diantisipasi.
"Bahwa sel-sel terorisme masih hidup dan eksis dan target-target tidak jelas dari mereka," jelasnya.
JAKARTA -- Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman menyampaikan 10 pesan kepada jajarannya dalam melaksanakan pengamanan pemilihan umum 2014.
- PTPN I Meraih 3 Penghargaan pada Indonesia Sustainability Award 2025
- Bethsaida Hospital Raih Smart Hospital of the Year di Global Health Awards 2025
- Peringati HUT ke-59 Yayasan Trisakti, Anton Lukmanto Dorong Semangat Rekonsiliasi
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus