Kapolri Tak Main-Main Soal Persekusi, Ini Buktinya

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memasukkan nama AKBP Susmelawati Rosya dalam Surat Telegram mengenai mutasi dan rotasi di tubuh Polri. Kapolres Solok itu dicopot dari jabatannya untuk kemudian dipindah menjadi Kabagwatpers Rosdm Polda Sumatera Barat.
Pencopotan Susmelawati terkait kasus persekusi yang terjadi di Solok. Dimana menimpa seorang dokter bernama Fiera Lovita. Fiera yang dianggap melecehkan tokoh ormas tertentu di media sosial miliknya, mendapat intimidasi dan teror.
”Kapolri membuktikan omongannya,” jelas As SDM Polri Irjen Pol Arief Sulistyanto.
Sebelumnya, Kapolri memang menegaskan dirinya tak akan segan mengganti para bawahannya yang tidak tegas dalam menindak pelaku persekusi.
Posisi Susmelawati akan digantikan oleh AKBP Dony Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit II Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri. (JPNN/pda)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memasukkan nama AKBP Susmelawati Rosya dalam Surat Telegram mengenai mutasi dan rotasi di tubuh Polri. Kapolres Solok
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kapolri Instruksikan Antisipasi Kejahatan di Stasiun untuk Mudik Lebih Aman
- Pantau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Patroli Rutin untuk Pemudik Lebaran 2025
- Kapolri Klaim One Way Cikatama-Kalikangkung Lancar, Waktu Tempuh 5 Jam
- Kapolri Minta Pemudik Mewaspadai Potensi Hujan yang Memengaruhi Perjalanan
- Kapolri Imbau Pemudik Waspada di Tol Solo-Jogja, Arus Padat & Fasilitas Minim
- KMMP Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Hukum Robertus Robet