Kapolsek Ditebas Nyaris Tewas
Selasa, 10 Agustus 2010 – 09:45 WIB
Kapolres Aceh Timur AKBP Ridwan Usman kepada Metro Aceh (grup JPNN) saat menjenguk korban di rumah sakit kemarin menyebutkan, pelaku tidak gila dan ia dengan sengaja hendak menganiaya korban di lokasi kejadian. Tindakan polisi melumpuhkan korban sudah benar dan itu semata-mata untuk membela diri.
Baca Juga:
Dia jelaskan, saat itu Kapolsek dengan dua petugas lainnya hendak menuju ke lokasi yang kami duga ada dipasang bendera GAM. Tiba-tiba ia dicegat oleh pelaku dan dibacok di depan anak buahnya. "Setelah itu petugas berusaha melumpuhkannya dengan timah panas dan saat ini pelaku juga dalam perawatan medis di Puskesmas Panton Labu,” ujar Kapolres.
Ia juga menegaskan pelaku tidak gila dan dia yang memasang bendera-bendera itu, bahkan sebelum kejadian polisi sudah mendapat informasi bahwa pelaku akan menghajar semua orang yang mencobamenghalang-halanginya memasang bendera itu. Menurutnya, karena pelaku bisa membuat perencanaan, maka disimpulkan dia tidak mengalami gangguan jiwa. "Tidak mungkin orang gila berencana seperti itu,” ujar Ridwan. (mag-32/sam/jpnn)
MADAT -- Iptu Muhammad Hasyim, Kepala Kepolisian Sektor Madat, Kabupaten Aceh Timur, nyawanya nyaris melayang. Tangan kirinya nyaris buntung ditebas
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Keluarga Siswa Korban Penembakan di Semarang: Anaknya Penurut
- Modus Pencurian BBM Bersubsidi di Bali Bikin Geram
- Polisi Akan Bongkar Kuburan Siswa SMK Tewas Ditembak Polisi di Semarang
- Aipda Robig Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Ditahan di Rutan Polda Jateng
- Resmi Lapor Polisi, Keluarga Siswa SMK Tewas Ditembak di Semarang Minta Keadilan
- Dibawa ke Mabes Polri, AKP Dadang Diborgol, Dikawal Ketat Provos