Kapusjarah TNI Launching Film Genta Ayo Ke Museum

jpnn.com, JAKARTA - Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa launching sebuah film berjudul Genta “Ayo Ke Museum” yang merupakan hasil produksi Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI) melalui program Genta Bangsa (Gerakan Cinta dan Bangga Sejarah Bangsa Indonesia) bersama Alamanda Production di Jakarta Theater XXI Jalan MH Thamrin No. 9 Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019).
Pada acara launching film tersebut, Kapusjarah TNI mengatakan film Genta “Ayo Ke Museum” jangan sampai hanya tersimpan atau terdokumentasi saja. Sebagai film literasi yang juga bermuatan sejarah dan pendidikan, hendaknya bisa sampai kepada masyarakat. Film ini sengaja dikemas dengan sederhana agar adik-adik pelajar mudah memahami dan tidak perlu banyak berpikir atau menganalisa macam-macam.
Dalam kesempatan tersebut, Kapusjarah TNI menyerahkan materi film kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud RI Ibu Dewa Ayu Oka Sulasmi untuk bisa disosialisasikan pada tahun 2020 mendatang di bioskop-bioskop keliling.
Usai launching dilanjutkan nonton bareng film Genta “Ayo Ke Museum” bersama pemain dan kru film serta para personel Pusjarah TNI beserta keluarga. Film drama yang disutradarai oleh Alex Latief tersebut bercerita tentang petualangan Genta bersama para sahabatnya Cinta dan Danar dalam perjalanan menuju ke Museum Keprajuritan Indonesia. Petualangan Genta bersama dua sahabatnya tersebut diawali ketika mereka terpisah dari rombongan saat bus yang ditumpanginya mogok di jalan.(fri/jpnn)
Kapusjarah TNI mengatakan film Genta Ayo Ke Museum jangan sampai hanya tersimpan atau terdokumentasi saja.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI