Karet Gelang
Oleh Dahlan Iskan
Senin, 03 Juni 2019 – 04:04 WIB

Dahlan Iskan.
Tulisan di koran itu sampai dibacakan di depan kamera TV. Disiarkan ke seluruh negeri. Disambut dengan semangat tinggi oleh pemirsanya.
Bahkan si pembaca tulisan itu, si anchor, masih menambahkan dengan kalimatnya sendiri. Yang tidak kalah pedas.
Katanya: "Kalau Amerika ingin mengajak negosiasi pintu kami selalu terbuka. Tapi kalau Amerika mengajak berkelahi kami akan berkelahi. Sampai titik darah penghabisan".
Begitu mantap sikap itu.
Saking mantapnya sampai-sampai tulisan yang sudah saya siapkan untuk DI's Way hari ini harus ditunda besok. Padahal topiknya menarik. Tentang PLTU Riau-1.(***)
Jumat lalu adalah 'hari keramat' di Tiongkok. Hari itu pemerintah mengumumkan: akan mem-blacklist perusahaan asing yang tidak bisa diandalkan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Labuhan Jambu
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika