Karolina Nasution, Gadis Tunanetra Jago Catur, Skak!

Sebab ternyata, bupati yang dilawannya tak begitu mudah dikalahkan dengan jurus jitunya. Pertandingan berakhir remis, tak ada yang menang dan kalah.
Pun begitu, permainan itu menjadi pusat perhatian yang menarik. Sebab, cara bermain Karolina yang tak biasa.
Dia menggunakan papan catur khusus yang terdapat lubang penjepit, sehingga pion tidak berubah posisi meski meja terguncang. Karolina terus meraba pion milik bupati ketika membaca permainan.
“Dia (Karolina) belajar dari seorang guru, Sudirman, anggota Percasi (Persatuan Catur Indonesia) Kutim. Butuh waktu empat bulan baginya hingga dia terbilang lihai adu strategi catur,” ulas Maria Pohan, ibunda Karolina.
Walhasil, lanjut Maria, hingga kini catur menjadi sebuah dunia indah bagi Karolina. Dengan bermain catur, anak kembar dua itu menjadi dikenal banyak orang. “Tak hanya itu, dia juga pandai bernyanyi,” imbuh dia.
Penggiat Sosial ABK Kutim Basuki mengatakan, tiap anak penyandang disabilitas perlu akses lebih terhadap dunia pendidikan, agar mudah menemukan bakatnya.
Seperti Karolina, selain lihai main catur, juga juga memiliki kepandaian dalam ilmu matematika dan fisika. (*/kri/k9)
Karolina Nasution, gadis tunanetra jago main catur, bertanding melawan Bupati Kutai Timur, Ismunandar.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Pesantren Jalan Cahaya Hadirkan Dakwah Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
- UMK Academy Pertamina Bawa Mandiri Craft yang Sempat Terpuruk Bangkit Lagi
- Makin Inklusif, BRT Trans Semarang Berkomitmen Perkuat Layanan Disabilitas
- Berkat Program Speling, Banyak Penyakit Terdeteksi Secara Dini
- Menjelang HUT ke-25, BMI Gelar Pelatihan Cukil Lino untuk Penyandang Disabilitas dan Pemuda Kreatif
- Fiesta dari FWD Bantu Siswa Penyandang Disabilitas Melek Literasi Keuangan