Kartika Kaget Video Mesumnya Beredar di Masyarakat

jpnn.com - LUWUK - Penyidik Polres Banggai mulai mengembangkan penyidikannya terhadap pelaku mesum yang terdapat dalam video porno. Dua pelaku mesum yang ada dalam video berdurasi 27 menit itu, telah dipanggil untuk diperiksa.
Tapi setelah dilakukan pemanggilan hanya pemeran perempuan bernama Kartina Lamato yang memenuhi panggilan polisi. Sementara Poni, lelaki yang bekerja sebagai sopir belum memenuhi panggilan polisi. Padahal sopir taksi jurusan Bunta-Luwuk itu telah dua dipanggil Polisi.
"Kami akan melakukan upaya paksa, jika yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan polisi. Kita akan jemput secara paksa di rumahnya," tegas Kanit Penyidik Pelindungan Anak Polres Banggai Aiptu Nikson Lamahan, seperti dilansir Radar Sulteng (JPNN Grup), Jumat (19/9).
Sementara pelaku mesum perempuan Kartika Lamato telah diperiksa oleh penyidik Polres Banggai, Rabu (17/9). Dalam pemeriksaannya, Kartika mengakui, semua perbuatan cabul yang dilakukan dengan Poni. Adegan ranjang itu, dilakukan pada Juli 2014.
Kata Kartika, Poni adalah kekasih yang diselingkuhinya selama beberapa bulan ini. Selama menjalin hubungan asmara, mereka sekali melakukan adegan ranjang di Penginapan Pelangi, Kecamatan Bunta, sekitarJuli lalu.
Adegan ranjang tersebut, direkam oleh kekasihnya Poni melalui hand phonenya (HP). Dia menganggap, rekaman adengan ranjang itu hanya sekedar koleksi mereka berdua saja, sehingga dirinya tidak mempersoalkannya. Yang terjadi malah beredar di masyarakat. (rd)
LUWUK - Penyidik Polres Banggai mulai mengembangkan penyidikannya terhadap pelaku mesum yang terdapat dalam video porno. Dua pelaku mesum yang ada
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Polisi Usut Kejanggalan Kasus Wanita Gantung Diri di Makassar
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Diduga Gegara Cemburu, Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Kepergok Curi Motor, Pria di Palembang Babak Belur Dihajar Warga