Karyono Wibowo: Ada Kongkalikong di Antara Mereka

"Ini menjadi PR yang harus segera diselesaikan. Bereskan hulunya, jangan hanya hilirnya. Antara hulu dan hilir harus selaras," pinta Karyono.
Dia mencontohkan salah penyebab kepala daerah banyak terjerat kasus korupsi adalah tingginya biaya politik elektoral dalam Pilkada.
Baca Juga: Makin Panas, Hencky Luntungan: SBY Bukan Pendiri Partai Demokrat
"Hal ini juga dialami para wakil rakyat yang terjerat kasus korupsi. Salah satu penyebabnya adalah tingginya biaya politik," ucapnya.
Berikutnya, banyaknya pejabat negara dan birokrasi di pemerintahan atau institusi negara yang terjerat korupsi karena diduga adanya transaksi jual beli jabatan.
Di luar persoalan ongkos politik dan ongkos birokrasi, kata Karyono, penyebab korupsi lainnya adalah masalah mental dan budaya, seperti gaya hidup mewah dan keserakahan.
Baca Juga: Cerita Gede Pasek soal Keikhlasan Anas Urbaningrum dan Pengkhianatan SBY
Kemudian, persoalan lain yang sering muncul adalah instrumen hukum menjadi alat politik. Hal ini juga berpotensi mengganggu agenda penegakan hukum.
"Jadi, selama hulunya tidak diselesaikan, maka selamanya korupsi sulit diberantas. Jika tidak ada kebijakan yang holistik, maka KPK dan aparat penegak hukum lainnya selamanya hanya menjadi tukang tangkap koruptor," pungkas Karyono Wibowo.(antara/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan jajaran oleh KPK mengejutkan banyak kalangan.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- GMSK Dukung KPK Dalami Keterlibatan Febrie Diansyah di Kasus TPPU SYL
- KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Febri Diansyah
- Pengacara Ungkap Tiga Kelemahan Jaksa Jawab Eksepsi Hasto, Silakan Disimak
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Jaksa KPK Tegaskan Perkara Hasto Murni Penegakan Hukum