Kasihan, Mbak Munawaroh dan Mas Edo jadi Korban Kejahatan Jalanan

Setelah motor berhasil dinyalakan, pelaku langsung kabur. Mendengar suara mesin motor, barulah Munawaroh sadar ada maling.
“Saat istri ngejar, jaraknya sudah 50 meter. Mau dikejar pun pasti sudah jauh. Karena pelaku larinya balap. Jadi saya enggak mengejar pelaku,” ucap Edo.
“Saya sudah curiga. Kalau jalan bagus lagi, pasti musim curanmor. Jadi, saya imbau kepada masyarakat agar hati-hati dan waspada bila menaruh motornya. Kalau wilayah perbatasan Cirebon-Indramayu paceklik, harap waspadalah. Cukup saya saja yang jadi korbannya,” kata Edo.
Dia juga berpesan, siapa pun yang menjadi korban aksi curanmor atau melapor ke kepolisian.
“Jangan takut, laporkan saja ke polisi. Dengan kita lapor dan polisi bergerak, mudah-mudahan pelakunya tertangkap,” katanya. (cep/radarcirebon)
Munawaroh melaporkan kejadian yang menimpanya ke kantor polisi ditemani suami Sulaeman Edo.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Malam H-2 Lebaran Jalur Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemudik
- Maling Motor Bersenjata Api Nyaris Mati di Tangan Warga
- Remaja 20 Tahun di Koja Jakarta Utara Bacok Maling Motor
- Kurir di Palembang Jadi Korban Curanmor, 138 Paket Ikut Raib
- Pengakuan Warga Pelaku Penganiayaan Maling Motor
- 4 Warga yang Aniaya Maling Motor Hingga Tewas Menyerahkan Diri ke Polisi