KASUM: Rekaman Kunci Pembunuhan Munir Ada di Polri dan Kejagung

Dalam posisinya, Presiden Jokowi, katanya, bertanggungjawab untuk memastikan rekaman suara tersebut di kepolisian dan Kejaksaan Agung sebagai kewajiban konstitusional agar keadilan tegak berdiri.
Termasuk sebagai bukti awal dari janji yang telah disampaikan untuk membuka kasus pembunuhan ini.
Aktivis KASUM lainnya, Chorul Anam mengaku sebagai pihak yang mendengar langsung pernyataan BHD sekembalinya dari Seatle, tentang adanya oleh-oleh berupa chip rekaman pembicaraan antara Polycarpus dengan Muchdi PR.
Meski isinya pendek-pendek, seperti siap, laksanakan, dll, tapi itu penting.
Bahkan, dia memastikan rekaman itu diterima Kejaksaan Agung, dan diakui oleh Kapuspenkumnya Jasman Pandjaitan serta direktur pra penuntutan Suroso.
Bukti itu juga dijanjikan akan digunakan dalam persidangan. Tapi pada akhirnya rekaman tersebut tidak pernah muncul di sidang Muchdi PR.
"Senin-nya kasus Muchdi berjalan, di persidangan tidak ada satupun bukti rekaman tersebut. Kami yakin rekaman itu ada di Kepolisian dan di Kejaksaan Agung, walaupun Abdul Haris Ritonga, Jam Pidum saat itu mengatakan rekaman itu hilang," tambahnya.(fat/jpnn)
JAKARTA - Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) mempertanyakan keberadaan chip berisi rekaman pembicaraan yang diduga kuat berkaitan dengan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global