Kasus Aktif di Australia Terus Bertambah, Strategi Pelonggaran Pembatasan Mulai Dijajaki

Mereka berdalih, pembatasan COVID yang ketat selama ini telah menciptakan situasi "darurat kesehatan mental" bagi rakyat Australia.
Meski kasus terus bertambah, Premier NSW, Gladys Berejiklian, juga telah mendorong warganya untuk "bersiap" menyambut pelonggaran.
"Bila Anda punya usaha, mulailah siapkan rencana usaha yang aman dari COVID," ujarnya.
"Pastikan bahwa karyawan Anda telah divaksinasi, sehingga kita bisa kembali hidup normal bila 70 persen populasi telah divaksinasi penuh," kata Premier Gladys.
Ia menambahkan, angka vaksinasi tersebut kemungkinan akan tercapai pada pertengahan Oktober.
"Tadinya ditargetkan pada akhir Oktober, namun karena jumlah orang yang mau divaksinasi terus meningkat, itu bisa dilakukan pada pertengahan Oktober," tambahnya.
Menurut Premier Gladys Berejiklian, rakyat ingin melakukan perjalanan antarnegara bagian dan ke luar negeri, sehingga setiap negara bagian seharusnya tetap berpedoman pada rencana nasional.
Sementara itu Wilayah Khusus Ibukota Canberra (ACT) dipastikan akan melonggarkan pembatasan sosial mulai Kamis (02/09) pukul 5 sore.
Jumlah kasus COVID-19 di dua negara bagian Australia terus bertambah, menyebabkan rencana untuk melonggarkan pembatasan sosial kini menjadi perdebatan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi