Kasus Antasari Muncul Lagi, Keluarga Kian Kompak Mendampingi
Istri Sibuk Balas Surat Dukungan, sang Putri Rela Cuti Setahun
Selasa, 26 April 2011 – 08:08 WIB

FAMILY MAN: Mantan Ketua KPK Antasari Azhar bersama Andita Dianoctora Antasari Putri (kiri), Ajeng Oktarifka Antasari Putri, dan istrinya, Ida Laksmiwati. Foto: Agung Putu Iskandar/Jawa Pos.
Hampir setiap hari tiga perempuan itu kompak membesuk Antasari. Kadang Ida cuma datang berdua dengan Andita karena Ajeng masih ada kuliah S-2 ekonomi di Universitas Trisakti. "Kuliah dia di Australia sudah selesai, sekarang tinggal menyelesaikan tugas akhir S-2 di Trisakti," kata Ida yang baru merayakan ulang tahun ke-55. Sedangkan Andita yang dokter itu ikut mendampingi jika tidak ada praktik.
Perempuan berambut panjang ini bersyukur bahwa Antasari akhirnya dipindahkan ke Lapas Tangerang. Jarak lapas tersebut dengan kediaman mereka di BSD Tangerang cukup dekat. Sebab, sebelumnya mantan Kajari Jakarta Selatan ini harus meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya. "Baru tiga bulan saya di sini," kata Antasari.
Antasari sempat berang saat hampir setahun harus meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya. Padahal, dia mestinya dibawa ke lapas karena sudah berstatus terpidana. Apalagi, penjagaan di rutan sangat ketat. Orang-orang yang membesuk dirinya harus diseleksi secara ketat.
Itulah mengapa, beberapa pendukungnya baru bisa membesuk setelah dia dipindahkan ke Lapas Tangerang. Selain aktivis Depan, adik Nasrudin Zulkarnaen bernama Andi Syamsuddin sempat menjenguk dia pada Maret lalu. Selain itu, para dosen dan akademisi kolega Antasari sering datang.
Nama Antasari Azhar, terpidana kasus pembunuhan yang saat ini menjalani hukuman 18 tahun penjara, kembali ramai diberitakan. Ini setelah muncul dugaan
BERITA TERKAIT
- Semana Santa: Syahdu dan Sakral Prosesi Laut Menghantar Tuan Meninu
- Inilah Rangkaian Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Semarak Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Sang Puspa Dunia Hiburan, Diusir saat Demam Malaria, Senantiasa Dekat Penguasa Istana
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu