Kasus Bayi Berkepala Dua Langka dan Fenomenal
Jumat, 28 Juni 2013 – 00:20 WIB

Kasus Bayi Berkepala Dua Langka dan Fenomenal
MAJENANG - Kelahiran bayi berkepala dua "paragus dicephalus conjoined twins", ternyata sangat langka terjadi. Secara statistik, kemunculan kasus ini adalah 1 berbanding 200 ribu kelahiran. Diperkirakan, kasus ini hanya terjadi dalam 100 tahun sekali di satu wilayah. Di Indonesia, baru ada dua temuan yakni pada 2006 dan 2009 lalu. Tatang menambahkan, dari sejumlah kasus bayi berkepala dua itu, ada diantaranya yang sampai dewasa. Bahkan, ada juga yang sampai bisa menikmati hidup dengan menjadi model iklan dan ada juga yang sampai menikah. Namun ada juga yang hanya sampai umur 7 tahun lalu akhirnya meninggal dunia.
"Ini kasus yang sangat langka. Hanya ada dua di Indonesia. Ini yang ketiga. Perbandingannya satu banding dua ratus ribu kelahiran. Ini juga fenomenal," kata dokter spesialis kebidanan di Rumah Sakit Bersalin (RSB) Duta Mulya, dr Tatang Mulyana SpOG.
Dari seluruh kelahiran bayi berkepala dua itu, 60 persen diantara tidak bertahan lama dan meninggal dunia. Artinya, hanya 40 persen saja yang bisa bertahan hidup untuk jangka waktu lama. "60 persen meninggal," katanya.
Baca Juga:
MAJENANG - Kelahiran bayi berkepala dua "paragus dicephalus conjoined twins", ternyata sangat langka terjadi. Secara statistik, kemunculan
BERITA TERKAIT
- 5 Berita Terpopuler: Seluruh PPPK Wajib Tahu, BKN Memberikan Peringatan Tegas, Begini Isi Penjelasannya
- Kesiapan Posko Mudik BUMN Sambut Arus Balik di Bandara Soetta, Ada Beragam Fasilitas
- Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Sampai Bilang Cukup Luar Biasa
- Calon PPPK Penasaran, BKN Sebut Jumlah Pertek NIP Terbit Selama Libur Lebaran
- Arus Balik Lebaran 2025, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Didominasi Truk dan Bus AKAP
- BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan Komprehensif Bagi Ibu Hamil