Kasus Century, KPK - DPR Adu Argumen
Mengetahui Pelanggaran BI, Belum Dijerat Pasal Korupsi
Kamis, 25 November 2010 – 05:51 WIB

Kasus Century, KPK - DPR Adu Argumen
JAKARTA - Rapat tim pengawas (timwas) kasus Bank Century diwarnai perdebatan antara anggota dewan dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski telah membeberkan secara jelas bentuk pelanggaran kebijakan bailout Bank Century, KPK belum berani menjerat pejabat yang terlibat dengan pasal pidana korupsi. Jasin menyatakan, KPK juga menemukan indikasi penyimpangan dalam fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP). Penyimpangan yang terlihat, Bank Century baru memberikan dokumen syarat-syarat penjaminan setelah dana FPJP cair. "Hanya, belum ditemukan niat jahat (dalam FPJP) itu sehingga belum ditemukan indikasi tindak pidana korupsi," terang Jasin.
Sikap KPK itu memancing protes anggota DPR yang menjadi timwas Century. Rapat panas itu dihadiri Kapolri Timur Pradopo dan plt Jaksa Agung Darmono dan Kabareskrim Ito Sumardi.
Baca Juga:
Tensi rapat menjadi tinggi saat Wakil Ketua KPK M. Jasin sebagai juru bicara KPK membeberkan telaah bailout senilai Rp 6,7 triliun di era Gubernur BI Boediono dan Menkeu Sri Mulyani. Menurut dia, Bank Century lemah dalam syarat ketentuan surat berharga, termasuk ketentuan CAR. Namun, BI tidak memberikan sanksi. BI, kata Jasin, sudah menemukan adanya penyimpangan di Bank Century, hanya BI merekomendasikan perbaikan. "Namun, (rekomendasi) tidak dilaksanakan oleh Bank Century," kata Jasin. Terhadap hal itu, BI juga tidak memberikan sanksi kepada Bank Century.
Baca Juga:
JAKARTA - Rapat tim pengawas (timwas) kasus Bank Century diwarnai perdebatan antara anggota dewan dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
BERITA TERKAIT
- Ini Respons Prabowo soal Kasus Pertalite Dioplos Jadi Pertamax
- Peluncuran Bank Emas, Prabowo Berterima Kasih kepada Jokowi
- KPK Periksa Dirut PT Alfriz Auliatama Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR
- Wagub Taj Yasin Pengin Masyarakat Memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis
- Ketua HIPMI Jaya Dorong Pemerintah Libatkan UMKM dalam Program Danantara dan RUU Minerba
- Dukung SDM Unggul, Hutama Karya Siapkan Program Pengembangan Talenta