Kasus COVID-19 di Desa Meningkat, Berdampak Serius Pada Ketahanan Pangan?

Said juga meminta pemerintah mengefektifkan program bantuan sosial, khususnya bagi masyarakat miskin.
"Langkah ini untuk mengantisipasi kemungkinan kontraksi kembali terhadap tingkat konsumsi rumah tangga," ucapnya.
Pemerintah juga harus mendorong kebijakan insentif perpajakan yang memungkinkan pengeluaran masyarakat lebih besar.
Hal itu bertujuan agar tingkat konsumsi rumah tangga terjaga dengan baik di zona positif pada kuartal berikutnya.
BPS mencatat sektor pertanian hanya tumbuh 0,38 persen dan berkontribusi 0,06 persen pada pertumbuhan ekonomi Kuartal II 2021.
Angka tersebut turun dari Kuartal I 2021 sebesar 3,33 persen dan Kuartal II 2020 sebesar 2,20 persen.(Antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Kasus COVID-19 di desa disebut meningkat, hal tersebut dikhawatirkan dapat berdampak serius pada ketahanan pangan.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- SPP Sragen Capai Kapasitas 120 Ton Per Siklus Selama Panen Raya, Dukung Ketahanan Pangan
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk