Kasus Dana Safari Dakwah PKS Dilaporkan ke Polda
Rabu, 27 Februari 2013 – 09:46 WIB
Masful mengaku penyidik mengajukan 14 pertanyaan kepadanya. Mulai dari tatanan penyusunan anggaran, regulasi pemberian bantuan sosial, hingga aturan terkait pemberian dana APBD, yang dapat dipergunakan atau yang dapat diperuntukan partai politik. Dia mengaku akan kembali dimintai keterangan penyidik, hari ini (27/2).
Baca Juga:
"Sebab, keterangan yang saya berikan hari ini (kemarin, red), belum selesai seluruhnya, supaya berkas di tangan penyidik lengkap dan padat," jelasnya.
Sesuai aturan, kata Masful, partai politik dilarang meminta, atau menerima bantuan secara khusus. Sesuai peraturan untuk membantu kegiatan partai poltik selama ini telah disalurkan lewat Kesbangpol Linmas. "Apakah mereka itu tidak tahu peraturan, atau sengaja pura-pura tidak tahu kalau partai politik tidak boleh menerima bantuan berupa hibah. Apalagi dana itu berasal dari APBD yang jelas diperuntukan untuk membangun fasilitas atau prasarana lain untuk masyarakat banyak," ungkap mantan politisi PPP itu.
Soal alasannya melaporkan itu, Masful mengaku dirinya sebagai masyarakat prihatin menemui masalah seperti itu Kalau hal itu dibiarkan, maka ditakutkan membawa dampak negatif dan menjadi persoalan baru di Sumbar. Di samping itu, dikhawatirkan persoalan ini menjadi sulit ditelusuri, dan tidak bisa lagi ditindaklanjuti secara hukum.
PADANG--Dana siluman yang diduga akan digunakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk safari dakwah sebesar Rp1.9 miliar tahun 2013, bergulir ke
BERITA TERKAIT
- Pembobol Kantor KUA TPK Ditangkap, Tuh Tampangnya
- 3 Rumah Rusak Tergerus Tanah Longsor di Lombok Timur
- Banjir Masih Merendam Dua Ruas Jalan di Jakbar
- Jadwal Keberangkatan Kereta Api Stasiun Bandung Berubah, Ini Daftarnya
- Ternyata Ada 16 Kendaraan yang Ditabrak Bus Pariwisata dari Bali
- Bus Pariwisata dari Bali Menabrak 4 Mobil dan 2 Motor di Kota Batu, 4 Meninggal