Kasus Fahrenheit: Korbannya 550 Orang, Kerugiannya Bikin Geleng Kepala

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menerima 550 laporan korban kasus dugaan investasi bodong robot trading Fahrenheit.
Kerugian para korban ditaksir hampir setengah triliun rupiah.
"Kurang lebih kerugiannya mencapai Rp 480 miliar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirttipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).
Dalam proses penyidikan, kata Whisnu, penyidik telah memeriksa 18 saksi terkait kasus Fahrenheit.
"Baru kami periksa dengan total Rp 88 miliar," kata Whisnu.
Bareskrim Polri sebelumnya menangkap dan melakukan penahanan terhadap Hendry Susanto, bos robot trading Fahrenheit.
Hendry menjadi target kepolisian setelah Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka kasus penipuan berkedok investasi itu.
Namun, akhirnya Bareskrim Polri yang membekuk otak di balik platform Fahrenheit itu. (cr3/jpnn)
Bareskrim Polri telah menerima 550 laporan korban kasus dugaan investasi bodong robot trading Fahrenheit
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Polisi Punya Perangkat Komplet Ungkap Teror ke Tempo, Problemnya Tinggal Keinginan
- Legislator NasDem Dukung Bareskrim Usut Kasus Teror Paket ke Kantor Tempo
- Kabareskrim Bicara Soal Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Begini Kalimatnya
- Bareskrim Ungkap Kasus SMS Phishing dengan BTS Palsu, 2 Orang Jadi Tersangka
- Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka TPPO pada Kasus 699 WNI Dipulangkan dari Myanmar
- Bareskrim Ungkap Penipuan Berkedok Trading Kripto, Kerugian Capai Rp 105 Miliar