Kasus HIV Di Australia Turun Signifikan 5 Tahun Terakhir

Profesor Guy mengatakan pengenalan profilaksis pra pemaparan, atau PrPP, selama beberapa tahun terakhir telah memainkan peran penting dalam pengurangan kasus HIV.
PrPP adalah konsep yang mirip dengan kontrasepsi oral, di mana pil diambil sebagai tindakan pencegahan, bukan sebagai pengobatan setelah infeksi terjadi.
Baru-baru ini telah tersedia melalui program-program yang didanai negara bagian, dimana mulai 1 April 2018 Pemerintah memasukkannya ke dalam skema bantuan obat bersubsidi (PBS).
Penurunan terbesar dalam kasus HIV di Australia ini terjadi di kalangan pria gay dan biseksual, dimana kelompok Heteroseksual mencakup 200 dari 1.000 kasus setiap tahun.

HIV meningkat di beberapa populasi
Pencapaian terbaru Australia dalam menekan kasus HIV ini merupakan "cerita yang campur aduk," kata profesor James Ward, yang merupakan kepala Program Penelitian Penyakit Infeksi, Kesehatan Aborigin di Institut Penelitian Kesehatan dan Medis Australia Selatan.
"Pada tahun 2017, kami mengalami peningkatan lagi dalam diagnosis HIV, dan faktanya selama lima tahun terakhir, ada peningkatan sebesar 41 persen dalam tingkat diagnosa HIV di kelompok populasi warga Aborigin dan Torres Strait Islander, dibandingkan dengan penurunan 12 persen di kalangan populasi warga non penduduk asli, "katanya.
Laporan menunjukkan Pribumi Australia dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan HIV dibandingkan non-Pribumi Australia, tingkat yang telah semakin stabil sejak 2008 di daerah-daerah regional dan terpencil di Australia.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi